Ritual inti ibadah haji berlangsung selama lima hari, dari tanggal 8 hingga 12 Zulhijah, dengan hari keenam opsional pada tanggal 13, seperti yang didokumentasikan oleh Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi.
Namun, perjalanan sebenarnya dapat memakan waktu lebih lama bagi jemaah haji internasional.
Jawaban singkat: berapa lama ibadah haji?
Secara resmi, ibadah haji berlangsung selama lima hingga enam hari, dari 8 Zulhijah hingga 12 atau 13 Zulhijah.
Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi mengonfirmasi bahwa manasik berpusat pada hari-hari ini, dengan Hari Arafah (tanggal 9) dan Idul Adha (tanggal 10) sebagai puncaknya.
Untuk Haji 1447 H (2026), hari-hari tersebut diperkirakan jatuh antara Senin, 25 Mei dan Jumat, 29 Mei 2026—tergantung pada penetapan awal bulan melalui rukyatul hilal oleh Mahkamah Agung Arab Saudi.
- Jendela waktu ritual: 5 hari (8–12 Zulhijah), atau 6 hari jika diperpanjang hingga tanggal 13
- Paket minimum: 6 hari (Khusus Masyair, untuk jemaah yang berbasis di Arab Saudi)
- Perjalanan internasional umum: 14 hingga 25 hari
- Perjalanan panjang dengan fokus Madinah: 40 hari
Perjalanan jemaah haji secara keseluruhan memakan waktu lebih lama dari ritualnya karena paket Haji yang disetujui Arab Saudi mewajibkan durasi menginap minimum 6 hingga 14 hari, dan sebagian besar jemaah internasional memperpanjang perjalanan mereka untuk mengunjungi Madinah juga.
Jadwal ritual Haji 5 hari, dari hari ke hari
Manasik haji mengikuti urutan kalender Islam yang sudah baku dan tidak dapat dipersingkat—setiap hari memiliki lokasi dan kewajiban tertentu. Jadwal di bawah ini adalah rincian standar yang didokumentasikan pada platform Nusuk Haji.
- Hari ke-1 — 8 Zulhijah (Yaumut Tarwiyah): Jemaah haji memulai ihram di Makkah, lalu berangkat ke Mina, tempat mereka menghabiskan siang dan malam untuk beribadah.
- Hari ke-2 — 9 Zulhijah (Hari Arafah): Jemaah haji menuju Padang Arafah untuk wukuf (berdiam diri) dari tengah hari hingga matahari terbenam, kemudian berpindah ke Muzdalifah untuk bermalam.
- Hari ke-3 — 10 Zulhijah (Idul Adha): Jemaah haji kembali ke Mina, melakukan lontar jumrah Aqabah pertama, kemudian menyelesaikan kurban (Hady), mencukur rambut, dan tawaf di Kakbah.
- Hari ke-4 dan ke-5 — 11 dan 12 Zulhijah (Hari Tasyrik): Jemaah haji tinggal di Mina dan melakukan lontar jumrah di ketiga pilar Jamarat setiap hari setelah tengah hari.
- Hari ke-6 Opsional — 13 Zulhijah: Jemaah yang tidak meninggalkan Mina sebelum matahari terbenam pada tanggal 12 harus tetap tinggal untuk satu putaran lontar jumrah terakhir, sehingga ritual diperpanjang menjadi enam hari.
Setelah lontar jumrah terakhir, setiap jemaah haji wajib melakukan tawaf wada di Makkah sebelum meninggalkan kota. Ini adalah ritual penutup resmi ibadah haji dan harus dilakukan dalam beberapa hari setelah tanggal 12 atau 13 Zulhijah.
Berapa lama perjalanan penuh untuk jemaah haji internasional
Sebagian besar jemaah haji internasional menghabiskan antara 10 hingga 40 hari di Arab Saudi, bukan lima hari. Paket haji menggabungkan ritual dengan waktu cadangan kedatangan, transportasi antarkota, dan waktu di Masjid Nabawi di Madinah.
Platform Nusuk Haji menetapkan durasi minimum spesifik untuk paket berlisensi resmi:
- Paket Khusus Masyair — minimum 6 hari
- Paket Non-Shifting — minimum 10 hari
- Paket Shifting — minimum 14 hari
Haji domestik (warga negara dan penduduk Arab Saudi)
Jemaah haji domestik—mereka yang sudah tinggal di Arab Saudi—biasanya menghabiskan total 6 hingga 8 hari. Mereka melakukan perjalanan ke Mina pada tanggal 7 atau 8 Zulhijah, menyelesaikan ritual, dan kembali ke rumah setelah tawaf wada.
Pendaftaran haji domestik untuk 1447 H berjalan melalui platform Nusuk Masar, dengan izin yang dikeluarkan mulai 1 Zulkaidah dan seterusnya.
Paket luar negeri singkat (10–14 hari)
Ini adalah pilihan internasional yang paling terjangkau, populer di kalangan jemaah haji yang terbang dari Jakarta, Kuala Lumpur, dan beberapa bagian Asia Selatan. Paket ini mencakup lima hari ritual ditambah beberapa hari di Makkah dan Madinah sebelum atau sesudahnya.
Paket 14 hari biasanya mencakup sekitar 7 malam di Makkah, 5 hari ritual di Mina–Arafah–Muzdalifah, dan 2 malam di Madinah.
Paket standar (21–30 hari)
Ini adalah pilihan paling umum bagi jemaah haji dari Teluk, Eropa, dan Amerika Utara. Paket 25 hari biasanya membagi waktu menjadi 12–14 malam di Makkah, 5 hari ritual di tempat-tempat suci, dan 7–10 malam di hotel di Madinah.
Hari-hari ekstra memungkinkan jemaah haji untuk melakukan beberapa kali umrah, mengunjungi situs-situs bersejarah Islam, dan beribadah di Masjid Nabawi tanpa terburu-buru seperti pada perjalanan singkat.
Paket panjang “40 hari”
Paket 40 hari berakar pada tradisi melaksanakan salat 40 waktu berturut-turut di Masjid Nabawi di Madinah (dikenal sebagai “Arbain”). Paket-paket ini paling populer di kalangan jemaah haji dari Dhaka, Karachi, dan gerbang Asia Selatan lainnya.
Itinerari 40 hari biasanya mencakup 8 hari di Madinah untuk 40 salat (8 hari × 5 salat harian ≈ 40), 20+ hari di Makkah, dan 5 hari ritual haji di tempat-tempat suci.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah haji hanya berlangsung 5 hari?
Ritualnya sendiri berlangsung 5 hari (atau 6 jika diperpanjang hingga 13 Zulhijah). Namun karena paket mencakup kedatangan, transit, dan kunjungan ke Madinah, perjalanan jemaah haji pada umumnya berlangsung selama 10 hingga 40 hari.
Bisakah Anda menyelesaikan haji dalam waktu kurang dari 5 hari?
Tidak. Urutan ritual 5 hari sudah ditetapkan oleh kalender Islam dan tidak dapat dipersingkat—jemaah haji hanya bisa tinggal lebih lama, bukan lebih singkat.
Berapa hari yang diwajibkan oleh sebagian besar paket haji?
Paket berlisensi Arab Saudi berkisar dari minimum 6 hari (Khusus Masyair) hingga 40+ hari (menginap lama). Paket internasional yang paling umum adalah 14 hingga 25 hari.
Kapan haji 2026 dimulai dan berakhir?
Haji 2026 diperkirakan berlangsung dari Senin, 25 Mei hingga Jumat, 29 Mei 2026. Tanggal final bergantung pada rukyatul hilal untuk bulan Zulhijah di Arab Saudi, yang diperkirakan pada pertengahan Mei.

