Ibadah haji adalah salah satu peristiwa keagamaan terpenting dalam kalender Islam. Jutaan umat Muslim melakukan perjalanan ke Makkah setiap tahun untuk menunaikan ibadah haji tahunan—sebuah perjalanan dengan makna spiritual yang mendalam.
Selama hari-hari terakhir ibadah haji, para jemaah menyelesaikan ritual-ritual penutup dan mengucapkan selamat tinggal kepada kota suci. Hari-hari terakhir ini memiliki makna yang dalam, menandai puncak dari sebuah ibadah yang transformatif.
Teruslah membaca untuk mengetahui tanggal terakhir Haji 2026, ritual yang dilakukan selama hari-hari terakhir, dan hal-hal yang perlu diketahui jemaah sebelum berangkat.
Kapan tanggal terakhir Haji 2026?
Ibadah haji berlangsung pada bulan Zulhijah, bulan ke-12 dalam kalender Islam, mulai dari tanggal 8 hingga 13. Pada tahun 2026, ibadah haji diperkirakan akan dimulai pada hari Senin, 25 Mei dan berakhir pada hari Sabtu, 30 Mei.
Berikut adalah perkiraan rincian jadwal dari hari ke hari:
| Tanggal Hijriah | Tanggal Masehi | Makna |
|---|---|---|
| 8 Zulhijah | Senin, 25 Mei | Hari Tarwiyah — jemaah haji memasuki keadaan ihram dan menuju Mina |
| 9 Zulhijah | Selasa, 26 Mei | Hari Arafah — wukuf di Arafah, bermalam di Muzdalifah |
| 10 Zulhijah | Rabu, 27 Mei | Idul Adha — melontar Jumrah Aqabah, kurban, Tawaf Ifadah |
| 11 Zulhijah | Kamis, 28 Mei | Hari Tasyrik pertama — melontar ketiga jumrah |
| 12 Zulhijah | Jumat, 29 Mei | Hari Tasyrik kedua — melontar jumrah, pilihan untuk meninggalkan Mina lebih awal |
| 13 Zulhijah | Sabtu, 30 Mei | Hari Tasyrik ketiga — melontar jumrah terakhir, tawaf wada |
Tanggal-tanggal ini adalah perkiraan dan didasarkan pada kalender lunar Islam. Tanggal pastinya akan dikonfirmasi secara resmi oleh otoritas Arab Saudi setelah rukyatul hilal (pemantauan bulan) resmi untuk bulan Zulhijah 1447 H.
Apa yang terjadi pada hari-hari terakhir haji?
Fase penutup ibadah haji dikenal sebagai hari-hari Tasyrik—tanggal 11, 12, dan 13 Zulhijah, yang jatuh setelah Idul Adha. Selama periode ini, jemaah haji tetap berada di Mina untuk menyelesaikan ritual-ritual terakhir.
Hari-hari ini juga merupakan hari perayaan. Jemaah dianjurkan untuk memakan daging dari hewan kurban mereka, dan berpuasa dilarang selama hari Tasyrik.
Bermalam di Mina
Setelah Idul Adha, jemaah haji harus bermalam selama dua atau tiga malam di Mina. Mereka yang memilih untuk tinggal hanya dua malam harus meninggalkan Mina sebelum matahari terbenam pada tanggal 12 Zulhijah.
Bermukim di Mina pada siang hari selama hari-hari ini tidak wajib, tetapi dianjurkan sesuai dengan sunah.
Melontar tiga jumrah
Pada setiap hari dari tanggal 11 hingga 13 Zulhijah, jemaah haji melempar tujuh kerikil ke masing-masing dari tiga pilar jumrah. Urutannya sudah ditentukan: dimulai dari yang terkecil (Jumrah Sughra), kemudian yang tengah (Jumrah Wusta), dan yang terbesar (Jumrah Kubra).
Pada hari-hari ini, waktu melontar jumrah dibuka setelah salat Zuhur (tengah hari) dan berlangsung hingga Subuh keesokan harinya. Merupakan sunah untuk berhenti sejenak dan berdoa menghadap kiblat setelah melontar jumrah kecil dan tengah.
Tawaf Wada
Sebelum meninggalkan Makkah, jemaah haji melakukan tawaf wada (Tawaf al-Wida)—tujuh kali putaran mengelilingi Ka’bah. Ini harus menjadi tindakan ibadah terakhir sebelum meninggalkan kota suci.
Tawaf wada adalah wajib bagi semua jemaah haji yang bukan penduduk Makkah. Wanita yang sedang haid dibebaskan dan tidak perlu membayar denda. Jika seorang jemaah belum melakukan Tawaf Ifadah, mereka dapat menggabungkannya dengan tawaf wada dengan niat untuk Tawaf Ifadah.
Haji 2026: Hal-hal yang perlu diketahui jemaah
Otoritas Arab Saudi telah memperketat peraturan untuk musim Haji 2026. Berikut adalah aturan-aturan utama yang berlaku:
- Izin haji yang sah—diperoleh melalui platform Nusuk atau otoritas haji resmi negara Anda—bersifat wajib. Melaksanakan haji tanpa izin akan dikenakan denda hingga SR 20.000, dan penduduk atau mereka yang tinggal melebihi batas waktu (overstayer) yang tertangkap mencoba berhaji secara ilegal akan menghadapi deportasi dan larangan masuk selama 10 tahun.
- Siapa pun yang ditemukan memfasilitasi haji tanpa izin—seperti mengatur visa, menyediakan transportasi, atau menawarkan akomodasi kepada jemaah tidak resmi—dapat dikenakan denda hingga SR 100.000.
- Masuk ke Makkah tanpa izin yang sah (seperti visa haji, izin tinggal Makkah, atau izin kerja di Tempat Suci) dilarang mulai dari 13 April hingga 31 Mei 2026. Izin umrah melalui Nusuk telah ditangguhkan dari 18 April hingga 31 Mei.
- Wanita dari segala usia dapat melaksanakan haji tanpa wali laki-laki (mahram), asalkan mereka bepergian sebagai bagian dari rombongan resmi atau kelompok wanita yang disetujui.
Untuk panduan resmi terbaru, kunjungi situs web Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi. Anda juga dapat mencari penerbangan ke Jeddah dan hotel di Makkah di Wego untuk mulai merencanakan perjalanan Anda.
Pertanyaan yang sering diajukan
Kapan hari terakhir Haji 2026?
Hari terakhir Haji 2026 diperkirakan jatuh pada hari Sabtu, 30 Mei 2026 (13 Zulhijah 1447 H). Ini adalah hari terakhir dari periode Tasyrik. Tanggal pastinya bergantung pada rukyatul hilal resmi Arab Saudi.
Bisakah meninggalkan Mina pada tanggal 12 Zulhijah?
Ya. Jemaah haji yang menyelesaikan lontar jumrah pada tanggal 12 dan meninggalkan Mina sebelum matahari terbenam telah memenuhi persyaratan minimum. Mereka yang tetap tinggal harus menyelesaikan lontar jumrah pada tanggal 13 juga.
Apakah tawaf wada wajib?
Ya, tawaf wada (Tawaf al-Wida) adalah wajib bagi semua jemaah haji yang bukan penduduk Makkah. Wanita yang sedang haid dibebaskan dan tidak ada denda yang berlaku bagi mereka.
Apakah wanita memerlukan wali laki-laki (mahram) untuk Haji 2026?
Tidak. Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi mengizinkan wanita dari segala usia untuk menunaikan haji tanpa mahram, selama mereka bepergian dengan rombongan haji resmi atau kelompok wanita yang disetujui.
Apa yang terjadi jika Anda berhaji tanpa izin pada tahun 2026?
Otoritas Arab Saudi telah memberlakukan hukuman yang tegas. Jemaah yang tertangkap tanpa izin yang sah akan dikenakan denda hingga SR 20.000, dan penduduk atau overstayer menghadapi deportasi serta larangan masuk ke Arab Saudi selama 10 tahun. Mereka yang memfasilitasi haji tidak resmi berisiko denda hingga SR 100.000.
Sumber
- Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi — Situs Web Resmi
- Nusuk — Platform Resmi Haji dan Umrah
- Khaleej Times — Aturan Musim Haji Arab Saudi 2026
- Arab News — Arab Saudi Menegaskan Kembali Aturan Izin Haji
- Saudi Gazette — Kesiapan Rencana Operasional Haji
- Children of Adam — Tanggal-Tanggal Penting Haji 2026
- IslamOnline Fiqh — Waktu Melontar Jumrah
Sanggahan: Wego berusaha untuk memastikan semua informasi yang disajikan dalam artikel ini akurat dan terkini pada saat dipublikasikan. Kebijakan perjalanan, harga, persyaratan visa, dan kondisi dapat berubah dengan cepat. Kami sangat menyarankan Anda untuk memverifikasi detail-detail penting dengan sumber resmi sebelum membuat keputusan perjalanan. Wego tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan, kelalaian, atau perubahan apa pun yang mungkin terjadi setelah publikasi.

