Mina adalah kamp utama bagi setiap jemaah haji 1447 H selama manasik pada 8–13 Zulhijah, yang jatuh pada akhir Mei 2026, tergantung pada penetapan hilal. Jemaah akan berpindah ke Arafah dan Muzdalifah pada tanggal 9, dan banyak yang akan meninggalkan Mina pada tanggal 12.
Kota tenda ini adalah tempat para jemaah tidur, makan, dan bersiap untuk wukuf di Arafah dan hari-hari melontar jumrah di Jamarat. Berikut adalah hal-hal yang perlu Anda ketahui.
Sekilas tentang Kota Tenda Mina
Mina terletak di antara Makkah dan Muzdalifah dan berfungsi sebagai kota sementara terbesar di dunia selama pekan Haji. Menurut Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi, setiap jemaah yang menunaikan ibadah haji akan melewati Mina selama beberapa hari di bulan Zulhijah, menjadikannya titik paling padat dalam ibadah haji, baik dari segi jumlah jemaah maupun waktu yang dihabiskan.
Perkemahan ini sendiri merupakan sebuah jaringan terencana yang terdiri dari blok-blok tenda permanen, jalan setapak beraspal, dan koridor layanan yang dipelihara sepanjang tahun oleh otoritas Arab Saudi.
Saudi Press Agency mendeskripsikan jaringan tenda Mina yang telah dikembangkan sebagai salah satu proyek infrastruktur terbesar yang pernah dibangun di tempat-tempat suci, yang dibangun dengan standar keamanan dan keselamatan tertinggi.
Infrastruktur utama di dalam jaringan tenda Mina:
- Lebih dari 30.000 sprinkler pemadam api yang dipasang di seluruh jaringan tenda
- Lebih dari 3.000 kamera pengawas untuk memantau pergerakan dan keamanan
- Lebih dari 12.000 pengeras suara untuk pengumuman panduan dan peringatan darurat
- Lebih dari 15.000 unit pendingin udara (AC) dan ventilasi untuk menjaga kesejukan tenda
Menginap di Mina: Panduan Hari demi Hari
Masa tinggal di Mina adalah inti dari manasik haji. Perjalanan Haji Nusuk resmi menguraikan urutan pergerakan yang telah ditetapkan antara Mina, Arafah, dan Muzdalifah selama enam hari.
| Tanggal | Lokasi | Manasik Utama |
|---|---|---|
| 8 Zulhijah (Hari Tarwiyah) | Mina | Tiba, salat, dan menginap (mabit) |
| 9 Zulhijah (Hari Arafah) | Arafah → Muzdalifah | Wukuf di Arafah, kemudian mabit di Muzdalifah |
| 10 Zulhijah (Hari Raya Idul Adha) | Mina → Makkah | Melontar Jumrah Aqabah, kurban, Tawaf Ifadah |
| 11 Zulhijah | Mina | Melontar ketiga Jumrah |
| 12 Zulhijah | Mina | Melontar ketiga Jumrah (diizinkan berangkat sebelum matahari terbenam) |
| 13 Zulhijah (Opsional) | Mina | Hari pelontaran tambahan opsional bagi jemaah yang masih tinggal |
Sebagian besar jemaah menghabiskan empat malam di Mina (tanggal 8, 11, 12, dan kembali pada 10 Zulhijah setelah melontar Jumrah Aqabah), dengan satu malam di Muzdalifah pada tanggal 9. Tenda di Mina menjadi basis utama selama tanggal-tanggal tersebut.
Di Dalam Tenda Mina: Tata Letak, Kapasitas, dan Fasilitas
Setiap tenda di Mina adalah struktur kain putih permanen yang dipasang pada rangka baja dan ditancapkan pada dasar beton beraspal.
Jemaah tidur di atas kasur-kasur di lantai yang diatur dalam barisan, dengan area pria dan wanita dipisahkan, baik dalam satu sekat tenda yang sama atau di tenda berbeda yang bersebelahan, tergantung pada operator.
Kapasitas tenda bervariasi berdasarkan kamp. Halaman paket Haji Nusuk mencantumkan dua zona kamp utama di Mina yang digunakan di semua paket resmi:
- Majar Al-Kabsh — kapasitas sekitar 5.000 jemaah, berlokasi 300–700 meter dari Jembatan Jamarat
- Al-Muaisim — kapasitas sekitar 44.000 jemaah, berlokasi sekitar 4 kilometer dari Jembatan Jamarat
Di dalam tenda, jemaah biasanya akan menemukan kasur tipis dengan perlengkapan tidur, lampu di atas kepala, ventilasi AC yang terpasang di langit-langit, detektor api, kamera pengawas di persimpangan koridor, dan area penyimpanan bagasi yang telah ditentukan.
Sebagian besar kamp juga menyediakan ruang salat bersama serta blok toilet dan tempat wudu eksternal yang terhubung dengan setiap klaster tenda.
Akomodasi Bertingkat
Arab Saudi secara bertahap memperluas Mina secara vertikal. Saudi Press Agency melaporkan bahwa proyek Kidana Al-Wadi telah menambah sepuluh bangunan tempat tinggal bertingkat di Mina, yang dapat menampung lebih dari 30.000 jemaah dengan fasilitas ruang klinik, musala dan ruang makan internal, serta dapur pusat.
Sebuah proyek terpisah, proyek tenda dua lantai Kidana, telah menyelesaikan fase pertamanya yang mencakup lebih dari 20.000 meter persegi di lebih dari 40 bangunan dengan lebih dari 550 toilet.
AC, Pengatur Suhu, dan Konstruksi Tenda
Tenda-tenda di Mina dilengkapi dengan AC. Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi mengonfirmasi bahwa lebih dari 15.000 unit pendingin udara dan ventilasi terpasang di seluruh jaringan tenda Mina yang telah dikembangkan, beserta ventilasi pendingin yang didistribusikan di langit-langit setiap blok tenda.
Kain yang digunakan pada tenda Mina dirancang untuk memantulkan panas dan tahan api, serta ditopang oleh rangka baja permanen, bukan konstruksi kain dan tiang tradisional. Suhu di dalam tenda pada siang hari dijaga agar jauh lebih rendah daripada suhu di luar yang secara rutin melebihi 40°C pada akhir Mei dan Juni.
Peningkatan Keamanan Kebakaran dan Keselamatan Jemaah
Keamanan kebakaran telah dirancang di setiap blok tenda Mina. Menurut Saudi Press Agency, perkemahan ini dilengkapi dengan lebih dari 30.000 sprinkler pemadam api yang tersebar di seluruh tenda, bersama dengan lebih dari 3.000 kamera pengawas yang melacak alur keramaian dan lebih dari 12.000 pengeras suara yang digunakan baik untuk panduan rutin maupun peringatan darurat.
Manajemen Massa
Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi mengoordinasikan keamanan dan pengendalian massa di dalam Mina selama pekan haji. Nusuk Haji mengintegrasikan pemantauan alur jemaah dengan sensor pintar di seluruh zona tenda dan Jembatan Jamarat, dengan personel pertahanan sipil dan pasukan keamanan Haji ditempatkan di persimpangan utama di seluruh perkemahan.
Jadwal melontar jumrah diatur berdasarkan blok tenda untuk periode waktu tertentu demi mencegah kepadatan di Jembatan Jamarat, dan jemaah diharapkan untuk mengikuti waktu yang telah ditetapkan untuk kelompok mereka.
Makanan, Air, dan Sanitasi di Dalam Kota Tenda
Katering sudah termasuk dalam setiap paket haji resmi yang dipesan melalui Nusuk. Makanan diantarkan ke blok tenda dari dapur pusat yang dioperasikan oleh penyedia layanan resmi, biasanya tiga kali makan sehari ditambah makanan ringan. Air kemasan dan air Zamzam didistribusikan secara terus-menerus selama menginap di Mina.
Blok toilet dan tempat wudu ditempatkan di samping setiap klaster tenda. Proyek tenda dua lantai Kidana sendiri menambah lebih dari 550 toilet pada fase pertamanya, menurut Saudi Press Agency. Waktu tunggu masih bisa lama selama jam-jam puncak salat, terutama sebelum Subuh dan setelah Magrib.
Hal yang perlu diketahui jemaah:
- Waktu makan mengikuti jadwal salat — rencanakan waktu istirahat dan perjalanan melontar jumrah di sekitarnya
- Air kemasan dan air Zamzam didistribusikan di dalam kamp selama menginap di Mina; bawalah botol yang dapat diisi ulang
- Toilet bersama bisa ramai — gunakan pada waktu-waktu di luar jam sibuk jika memungkinkan
- Aturan kebersihan yang ketat berlaku di dalam tenda; makanan dari luar umumnya tidak dianjurkan
Kategori Tenda Mina Berdasarkan Paket Haji
Platform Nusuk Haji menawarkan enam kategori paket resmi untuk Haji 1447 H. Pengalaman di Mina terutama berbeda berdasarkan lokasi kamp dan akomodasi di Makkah dan Madinah, bukan dari konstruksi tendanya sendiri.
| Paket | Akomodasi Makkah/Madinah | Kamp Mina | Durasi Minimum |
|---|---|---|---|
| Luxury | Hotel bintang 5 di kedua kota | Majar Al-Kabsh atau Al-Muaisim | 10 hari |
| Premium | Hotel bintang 4 di kedua kota | Majar Al-Kabsh atau Al-Muaisim | 10 hari |
| Standard | Hotel bintang 3 atau bangunan residensial | Majar Al-Kabsh atau Al-Muaisim | 14 hari |
| Luxury Shifting | Bintang 5 di Makkah; bintang 5 atau 4 di tempat lain | Majar Al-Kabsh atau Al-Muaisim | 14 hari |
| Premium Shifting | Bintang 4 di Makkah; bintang 4 atau 3 di tempat lain | Majar Al-Kabsh atau Al-Muaisim | 14 hari |
| Standard Shifting | Hotel bintang 3 atau bangunan residensial | Majar Al-Kabsh atau Al-Muaisim | 14 hari |
Perbedaan praktis utama antara Majar Al-Kabsh dan Al-Muaisim adalah jarak berjalan kaki ke Jembatan Jamarat. Jemaah di Al-Muaisim biasanya mengandalkan Metro Mashaer atau bus antar-jemput untuk mencapai lokasi pelontaran, sementara mereka yang berada di Majar Al-Kabsh dapat berjalan kaki dalam waktu kurang dari satu jam.
Transportasi Antara Mina, Arafah, Muzdalifah, dan Jamarat
Pergerakan antara tempat-tempat suci adalah tulang punggung operasional ibadah haji. Metro Al Mashaer Al Mugaddasah tetap menjadi pilihan tercepat, beroperasi di jalur rel ganda khusus sepanjang 18 kilometer dengan sembilan stasiun — masing-masing tiga di Mina, Arafah, dan Muzdalifah.
Fakta utama Metro Mashaer:
- Kapasitas 72.000 penumpang per jam dalam satu arah
- Beroperasi secara eksklusif selama musim haji
- Mengangkut lebih dari 2,2 juta jemaah dalam 2.206 perjalanan pada musim Haji 1445 H
- Akses hanya diperuntukkan bagi jemaah yang paketnya sudah termasuk tiket Metro Mashaer
Jemaah yang paketnya tidak termasuk metro akan bepergian dengan bus antar-jemput, sementara beberapa jemaah di kamp terdekat berjalan kaki antara Mina dan Jembatan Jamarat melalui rute pejalan kaki yang telah ditentukan.
Visi Saudi 2030 dan Perluasan Mina
Infrastruktur Mina sedang diperluas sebagai bagian dari Program Pengalaman Jemaah Haji (Pilgrim Experience Program) di bawah Visi Saudi 2030. Program ini menargetkan perluasan kapasitas di Dua Masjid Suci dan tempat-tempat suci, dengan investasi berkelanjutan dalam desain tenda, akomodasi bertingkat, dan layanan digital untuk jemaah.
Proyek tenda dua lantai Kidana dan menara residensial bertingkat Kidana Al-Wadi adalah dua peningkatan fisik terbesar yang saat ini sedang diluncurkan di Mina, keduanya dikonfirmasi oleh laporan resmi Saudi Press Agency.
Pada 8 Mei 2026, Saudi Press Agency melaporkan bahwa Kidana Development Company dan Kementerian Haji dan Umrah juga sedang membangun proyek perumahan Mina baru seluas 24.000 meter persegi di dua lokasi strategis, yang menampilkan unit-unit hunian bergaya tenda dengan ventilasi dan peneduh canggih, menjelang Haji 1447 H.
Peningkatan infrastruktur digital mencakup pemantauan keramaian dengan sensor pintar dan identifikasi berbasis Kartu Nusuk di setiap pos pemeriksaan.
Hal yang Perlu Diketahui Jemaah Sebelum Menginap di Mina
Mina adalah lingkungan bersama yang padat dengan penyimpanan terbatas dan paparan cuaca luar di antara manasik, jadi persiapan lebih penting daripada volume barang bawaan.
- Bawalah barang secukupnya ke dalam tenda. Tinggalkan barang bawaan yang besar di hotel di Makkah dan hanya bawa pakaian Ihram, botol air Zamzam yang dapat diisi ulang, power bank, pelindung dari sinar matahari, dan Kartu Nusuk. Daftar lengkap perlengkapan Haji 2026 untuk pria dan wanita menguraikan hal ini berdasarkan kategori.
- Ketahui fasilitas medis yang tersedia. Otoritas Bulan Sabit Merah Saudi mengerahkan 37 pusat ambulans di seluruh area suci Mina untuk musim Haji 1446 H terakhir, yang didukung oleh 87 kendaraan dan 374 tenaga kesehatan.
- Bersiaplah menghadapi panas ekstrem. Suhu siang hari pada akhir Mei 2026 secara teratur melebihi 40°C, dan Kementerian Kesehatan Arab Saudi menandai penyakit terkait panas sebagai risiko utama selama haji — terutama bagi jemaah lanjut usia dan mereka yang memiliki kondisi diabetes, jantung, ginjal, atau tekanan darah. Panduan Keselamatan dari Panas Haji 2026 dan Panduan Keselamatan di Tengah Keramaian membahas imbauan resmi secara rinci.
- Bawa Kartu Nusuk setiap saat. Kartu Nusuk resmi menyimpan alamat tenda, kontak penyedia layanan, dan detail identitas untuk digunakan di semua pos pemeriksaan Mina — dan diperlukan untuk bergabung kembali dengan rombongan jika terpisah di tengah keramaian.
Jemaah yang bersiap untuk Haji 1447 H dapat membandingkan dan memesan penerbangan ke Jeddah dan penerbangan ke Madinah di Wego, serta hotel di Makkah dan hotel di Madinah untuk hari-hari sebelum dan sesudah menginap di Mina. Paket haji resmi, penempatan tenda Mina, dan Kartu Nusuk itu sendiri hanya diterbitkan melalui platform Nusuk Haji.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Berapa banyak jemaah yang berbagi satu tenda Mina?
Okupansi tenda bervariasi tergantung operator dan kamp, tetapi jemaah harus siap untuk berbagi ruang dengan puluhan orang per tenda, dengan pemisahan antara pria dan wanita baik melalui sekat tenda atau di tenda yang bersebelahan. Okupansi yang pasti ditetapkan oleh masing-masing penyedia layanan yang terdaftar di platform Nusuk Haji.
Apakah tenda Mina dilengkapi AC?
Ya. Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi mengonfirmasi lebih dari 15.000 unit pendingin udara dan ventilasi di seluruh jaringan tenda Mina yang telah dikembangkan. Pendinginan dibagi di seluruh tenda, jadi jemaah tetap harus bersiap untuk kondisi hangat selama jam-jam puncak.
Apakah tersedia colokan listrik untuk mengisi daya ponsel di dalam tenda?
Stopkontak ada di dalam tenda Mina tetapi jumlahnya terbatas dan digunakan bersama. Sangat disarankan untuk membawa power bank, dan jemaah harus menyimpan Kartu Nusuk dalam format digital dan kertas jika baterai perangkat habis.
Seberapa jauh jarak tenda Mina ke Jembatan Jamarat?
Sesuai platform Nusuk Haji, jemaah di kamp Majar Al-Kabsh berjarak 300–700 meter dari Jembatan Jamarat, sementara mereka yang berada di kamp Al-Muaisim yang lebih besar berjarak sekitar 4 kilometer. Opsi berjalan kaki dan Metro Mashaer keduanya tersedia tergantung pada paket.
Apa yang terjadi jika seorang jemaah terpisah dari rombongannya di dalam Mina?
Kartu Nusuk mencantumkan alamat tenda jemaah dan kontak penyedia layanan, memungkinkan petugas keamanan dan pertahanan sipil untuk mengarahkan mereka ke kamp yang benar. Jemaah harus mendekati pos pemeriksaan, pusat ambulans, atau petugas keamanan terdekat untuk mendapatkan bantuan segera.
Bisakah jemaah memesan tenda Mina secara terpisah dari paket Haji lainnya?
Tidak. Akomodasi Mina sudah termasuk dalam setiap paket haji resmi yang dikeluarkan melalui platform Nusuk Haji, bersama dengan hotel di Makkah dan Madinah, katering, transportasi, dan layanan Mashaer. Akomodasi ini tidak dijual sebagai produk terpisah.
Sumber
- Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi – Mina
- Platform Nusuk Haji
- Nusuk Haji – Paket dan Kategori
- Nusuk Haji – Perjalanan Haji
- Saudi Press Agency – Tenda-tenda Mina Canggih Dilengkapi dengan Standar Keselamatan Tertinggi
- Saudi Press Agency – Proyek Tenda Dua Lantai Kidana di Mina
- Saudi Press Agency – Bangunan Tempat Tinggal Bertingkat Kidana Al-Wadi di Mina
- Saudi Press Agency – Jalur Metro Al-Mashaaer Al-Mugaddassah
- Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi – Kartu Nusuk
- Otoritas Bulan Sabit Merah Saudi – Pusat Ambulans Mina
- Otoritas Bulan Sabit Merah Saudi – Respons Darurat Haji
- Visi Saudi 2030 – Program Pengalaman Jemaah Haji
Penafian: Wego berupaya memastikan semua informasi yang disajikan dalam artikel ini akurat dan terkini pada saat dipublikasikan. Kebijakan perjalanan, harga, persyaratan visa, dan kondisi dapat berubah dengan cepat. Kami sangat menyarankan untuk memverifikasi detail penting dengan sumber resmi sebelum membuat keputusan perjalanan. Wego tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan, kelalaian, atau perubahan apa pun yang mungkin terjadi setelah publikasi.
Gambar unggulan: Arisdp, CC BY-SA 3.0 <https://creativecommons.org/licenses/by-sa/3.0>, via Wikimedia Commons

